Surau TV

Banner

Warga Sukoharjo Dihebohkan Penemuan Bayi dengan Tali Pusar masih Melekat

Image
Wednesday, 06 September 2017 | 20:40:03 WIB


Warga Dusun Sukoharjo Desa Pakning Asal Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis dihebohkan atas penemuan sesosok bayi laki-laki ditinggalkan oleh orang tua yang tidak bertanggung jawab diatas meja penjual lontong, Rabu 30 Agustus 2017 sekitar pukul 06.00 wib tadi pagi.

Bayi yang diperkirakan baru berumur beberapa jam tersebut ditemukan Suloso Hadi (55) warga dusun panglong, dimana pada pagi itu ia mendengar suara tangisan bayi bersama istrinya yang berasal dari arah kedai lontong yang berada didepan rumahnya di jalan lingkar.

"Setelah saya lihat ternyata ada bayi berjenis laki-laki diletakkan diatas meja jualan saya tanpa ditutupi oleh kain, saat ditemukan tali pusar bayi masih melekat," kata Suloso Hadi.

Atas penemuan tersebut Suloso kemudian melaporkan kejadian tersebut ke RT setempat dan kemudian diambil tindakan penyelamatan dengan membawa bayi tersebut ke Postu terdekatakan tetapi masih tutup karena masih pagi dan kemudian dibawa ke Puskesmas Sungai Pakning untuk penyelematan terhadap bayi tersebut.

"Karena Postu belum buka, maka pak RT bersama saya membawa bayi tersebut ke Puskesmas dan alhamdulillah bayi tersbeut masih bisa diselamatkan," ujar Suloso Hadi ketika ditemui di Polsek Bukit Batu.

Untuk tindakan penyelematan terhadap bayi tersebut, pihak Puskesmas Sungai Pakning sekitar pukul 09.30 wib membawa bayi tersebut ke RSUD Bengkalis, hal ini dilakukan mengingat kondisi bayi tersebut yang masih belum stabil dan peralatan yang belum memadai di Puskesmas tersebut.

Sementara itu Kapolsek Bukit Batu Kompol Hendrik ketika dikonfirmasi membenarkan atas hal tersebut, saat ini saksi sedang diperiksa untuk dimintai keterangan.

"Memang benar ada warga yang menemukan bayi berjenis laki-laki di letakkan diatas meja penjual lontong di jalan lingkar oleh orang yang tidak bertanggung jawab, saat ini saksi dimintai keterangan oleh penyidik," ujar Kapolsek.(*)

Sumber :

Laporan :

Editor : 0

loading...