Surau TV

Banner

Kemenag Rohul Minta Tamat MAN Jangan Langsung Kawin

Image
Tuesday, 03 May 2016 | 06:45:37 WIB


ROKAN HULU - Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, mengharapkan agar alumni MAN Pasir Pengaraian tahun pelajaran 2015/2016, jangan langsung kawin setelah tamat dari MAN ini, sebab masih diperlukan bekal yang lebih lagi, berupa pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
 
Dikatakannya, memang betul bahwa tamatan MAN telah memiliki ilmu dan keterampilan untuk hidup di dunia dan di akhirat, namun ilmu tersebut dinilai belumlah cukup, sebab masih banyak lagi ilmu yang harus dimiliki dan itu tidak diajarkan di MAN Pasir Pengaraian ini.
 
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul, ketika menghadiri acara perpisahan dan penyerahan kembali siswa/i kepada orang tua murid yang ditaja oleh MAN Pasir Pengaraian, Kamis (28/4/2016) bertempat di kampus MAN Pasir Pengaraian.
 
Dikatakannya, alumni madrasah memiliki lapangan kerja yang sangat luas di masyarakat, seperti menjadi tokoh agama, guru mengaji, mengajar di madrasah, menjadi Imam masjid, pengurus dan aktifis masjid, ghorim masjid, penceramah agama, tokoh pendidikan, dan lain sebagainya.
 
Acara perpisahan tersebut berjalan sangat meriah, penuh haru, dan diwarnai deraian air mata sedih dan bahagia, ditambah dengan peluk haru, antara murid dengan guru, antara guru dengan orang tua murid, antara murid dengan murid yang lainnya.
 
Namun demikian, Ahmad Supardi Hasibuan berharap, agar 105 alumni MAN Pasir Pengaraian tahun ini, seratus persen dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, jangan sampai berfikir tamat MAN langsung kawin, sebab pendidikan setingkat MA dan atau SMU tidak cocok lagi dengan perkembangan zaman.               
 
Kepala MAN Pasir Pengaraian Dewi Sami Wardani SPd menyatakan bahwa yang akan lulus tahun ini dari MAN Pasir Pengaraian sebanyak 105 orang, terdiri dari MAN Pasir Pengaraian 98 orang dan MAN Ujungbatu 7 orang. Kita berharap semuanya bisa lulus Ujian Nasioinal (UN) 100 persen.
 
Ibu Dewi begitu belia biasa dipanggil, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, baik orang tua murid maupun masyarakat pada umumnya, mana tahu selama dalam pendidikan ini ada kesalahan dan kejanggalan, maka saya atas nama seluruh civitas academika MAN Pasir Pengaraian menyampaikan permohonan maaf.
 
Selanjutnya beliau menyerahkan kembali secara simbolis anak-anak murid MAN Kelas XII secara simbolis kepada orang tua wali murid.(fr/rls/ash)

Sumber :

Laporan :

Editor : 0

loading...